Berita
PENGAJIAN RUTIN TRIWULANAN
PENGAJIAN RUTIN TRIWULANAN
Senin, 08 Oktober 2018 07:03 WIB | Dibaca 27 kali
PENGAJIAN RUTIN TRIWULANAN

Bertempat di Ruang Rapat Dapenpos Jl. Tasikmalaya No. 1 Bandung, pada hari Selasa tanggal 18 September 2018 disuasana  siang menjelang sore diselenggarakan pengajian triwulanan sebagai bagian dari upaya manajemen untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh karyawan, karyawati Dapenpos.

Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati beserta Pengurus Dapenpos.

 

Ceramah kali ini disampaikan oleh Ustadz Saefudin Abu Mubarak, M.Ag, yang mengupas tema menarik yaitu  “Ibadah Shaum di bulan Muharam”.

Dalam ceramahnya, ustadz yang akrab dipanggil dengan “ustadz UA” memaparkan isi dari Al-Qur’an surat At-taubah : 36 yang artinya ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah diwaktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya  empat bulan haram itulah ketetapan agama yang lurus”.

Dalam satu tahun ada 4 bulan haram (suci), 3 bulan berurutan yaitu Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah dan al-Muharam serta Rajab berada antara Jumadil akhir dan Sya’ban. (HR. Bukhari)

Asal mula dinamakan bulan haram karena pada bulan tersebut Allah SWT melarang seluruh hamba-Nya berbuat dosa atau melakukan hal yang dinilai haram secara syariat Islam, seperti membunuh, berperang dan perbuatan keji lainnya serta melakukan perbuatan yang haram.

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : ‘Seutama-utama shaum setelah Ramadhan ialah shaum di bulan Muharam, dan seutama-utama sholat sesudah sholat fardlu ialah sholat malam (HR. Muslim).

Aisyah ra berkata , “Kaum Quraisy di zaman jahiliyah berpuasa pada hari ‘Asyura dan Rasulullah SAW juga shaum pada hari itu. Setelah hijrah ke Madinah, beliau tetap shaum dan memerintahkan para shahabat supaya shaum pada hari itu. Setelah difardlukan shaum pada bulan Ramadhan, beliau bersabda, “Siapa yang ingin shaum pada hari itu, shaumlah dan siapa yang tidak ingin shaum, maka tinggalkanlah” (Shahih Muslim :3/146).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, sesungguhnya Rasulullah SAW ketika sampai di Madinah, beliau mendapati Yahudi sedang shaum hari’Asyura. Beliau bertanya kepada mereka, ‘Kenapa hari ini kalian melaksanakan shaum’ ? Mereka menjawab, ‘Ini adalah hari yang agung, Allah SWT telah selamatkan pada saat itu Nabi Musa as dan kaumnya, serta menenggelamkan Fir’aun berikut kaumnya. Oleh sebab itu, Nabi Musa shaum sebagai rasa syukur, Maka kami pun melaksanakan shaum’. Selanjutnya Rasulullah saw bersabda, ‘Kamilah yang lebih berhak kepada Nabi Musa as daripada kalian. Kemudian Rasulullah SAW shaum pada saat itu dan memerintah para shahabat untuk melaksanakannya’. (Shahih Muslim:3/150).

Abu Musa ra berkata : Hari’Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan menjadikannya sebagai Hari Raya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Shaumlah kamu pada hari ‘Asyura tersebut. (Shahih Muslim : 3/150)

Abdullah bin Abbas ra berkata, “Ketika Rasulullah SAW shaum’Asyura dan beliau menyuruh para shahabat untuk melakukannya, mereka berkata, ‘Ya Rasulullah, sesungguhnya itu merupakan hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani’. Rasulullah SAW bersabda, ‘Tahun depan, insya Allah kita akan shaum pada hari yang kesembilannya (Tasu’a). Selanjutnya ia berkata, ‘ Tahun depan belum tiba, namun Rasulullah saw telah pulang ke rahmatullah”. (Shahih Muslim 3:151)

Abu Qatadah berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Shaum ‘Asyura akan menghapus kesalahan satu tahun yang sudah lalu”. (Musnad Ahmad:5/296). Acara ceramah berlangsung hingga waktu ashar tiba, karena antusiasme karyawan/ti dalam mengajukan pertanyaan seputar ibadah kepada ustadz Saefudin.

Diakhir ceramahnya ustadz Saefudin Abu Mubarak, M.Ag mengajak para Pengurus dan karyawan/ti Dapenpos untuk melaksanakan shaum Tasu’a dan Asyura untuk meningkatkan keimanan dan amal shaleh.

Semoga kita termasuk orang-orang beriman dan bertaqwa dan mendapatkan ampunan Allah SWT. Aamiin yaa Robbal’Aalamiin… (sms)

Peserta
Tidak Bisa Masuk ?
Catatan :
Isi No. Peserta dan Kata Sandi dengan Nippos atau Nopen Anda.

Agenda kegiatan
Jumlah Peserta / Oktober 2018

Peserta Aktif = 13.402 orang
Peserta Yg Berhak atas Pensiun
Ditunda = 483 orang
Pensiunan = 19.282 orang