Berita
PENYULUHAN PENYAKIT DIFTERI DI KANTOR DAPENPOS
PENYULUHAN PENYAKIT DIFTERI DI KANTOR DAPENPOS
Kamis, 01 Februari 2018 01:17 WIB | Dibaca 203 kali
PENYULUHAN PENYAKIT DIFTERI DI KANTOR DAPENPOS

Mendengar kata “difteri” maka setiap orang akan merasa takut tertular dengan penyakit yang mematikan ini. Ya…saat ini, penyakit difteri menjadi perbincangan di Indonesia karena telah menjadi wabah yang makin meluas yang disebut dengan Kejadian Luar Biasa (KLB). Berdasarkan data, sejak Januari hingga November 2017 tercatat 593 kasus difteri yang tersebar di 95 kabupaten dan kota di 20 provinsi dengan angka kematian 32 kasus. Data World Health Organization (WHO) tentang penyakit difteri menunjukkan jumlah kasus difteri di Indonesia naik turun sejak 1980-an.

Apa itu difteri ?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), difteri adalah penyakit menular berupa peradangan selaput lendir pada hulu kerongkongan, pangkal tenggorok, dan batang tenggorok.

Bakteri penyebab difteri menyebar dengan cepat tidak hanya di daerah yang layanan kesehatannya dinilai buruk, tapi juga menyerang warga di ibukota yang dianggap memiliki sistem layanan kesehatan jauh lebih baik. Bakteri ini menyerang saluran napas sebelah atas dengan gejala demam tinggi, sakit tenggorokan, susah menelan, dan kesulitan bernapas.

Bakteri ini ditularkan melalui percikan ludah dari batuk penderita atau benda maupun makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Dengan kata lain penyakit difteri banyak menular melalui udara dan melalui alat makan yang dipakai bersama.

Prevalensi kasus difteri dan kepadatan penduduk di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten cukup tinggi, sehingga penduduknya sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi difteri.

Vaksinasi difteri adalah langkah yang tepat untuk mencegah difteri meluas. Berdasarkan hal tersebut, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit difteri di lingkungan Kantor Dapenpos, Manajemen Dapenpos berinisiatif menyelenggarakan penyuluhan penyakit difteri sekaligus memberikan vaksinasi difteri kepada seluruh karyawan/ti Dapenpos.

Penyuluhan dilaksanakan pada Jumat, 26 Januari 2018 pukul 9.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Dapenpos.

 

Penyuluhan dilaksanakan bekerjasama dengan asuransi JPKM Surya Sumirat dengan menghadirkan dr. Hedwika Nastiti sebagai pemateri.

 

Dalam uraiannya, dr. Hedwika Nastiti menjelaskan pentingnya melakukan vaksinasi difteri sebagai upaya pencegahan dini penularan penyakit difteri.

Penyuluhan diikuti oleh Pengurus dan seluruh karyawan/ti Dapenpos, berjalan dalam suasana santai penuh kekeluargaan dan diselingi dengan antusiasme dari karyawan dengan berbagai  pertanyaan seputar penyakit menular tersebut.

Penyuluhan diakhiri dengan kegiatan vaksinasi difteri untuk Pengurus dan seluruh karyawan/ti Dapenpos yang diawali dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tekanan darah.(lsh)

Peserta
Tidak Bisa Masuk ?
Catatan :
Isi No. Peserta dan Kata Sandi dengan Nippos atau Nopen Anda.

Agenda kegiatan
Jumlah Peserta / Maret 2018

Peserta Aktif = 14.087 orang
Peserta Yg Berhak atas Pensiun
Ditunda = 497 orang
Pensiunan = 18.804 orang